Powered By Blogger

Rabu, 23 November 2011

BIOLOGI SEL

BAB I
PENDAHULUAN

Protein termasuk zat yang vital dalam tubuh manusia. Protein terdiri dari asam amino. Ternyata protein dapat mempengaruhi sifat suatu organisme. Mempengaruhi juga proses proses dalam tubuh. Sebagai contoh, enzim adalah zat yang tersusun atas protein. Jika terjadi kesalahan pada pembentukan protein, tentu saja akan menyebabkan enzim yang disusun tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Protein dibuat dalam sel-sel tubuh melaluh beberapa tahapan yang cukup kompleks. Dimakalah ini akan dibahas sintesa protein atau pembentukan protein dalam sel-sel tubuh. Namun sebelumnya, kita mesti tahu DNA dan RNA. Dua hal yang sangat penting dalam sintesa protein. DNA (DeoxiribonucleoAcid) atau biasa disebut asam nukleat terdapat dalam nucleus sel. DNA tersebut berada di dalam kromosom. DNA terdiri dari rantai ganda double helix yang saling berpilin. DNA Terdiri dari pospat, gula deoxiribosa, dan basa nitrogen. Basa nitrogen yang ada pada DNA terdiri dari basa purin yang terdiri dari Adenin (A) dan Guanin (G) dan pirimidin yang terdiri dari Cytosin (C) dan Timin (T). A selalu berpasangan dengan T dan G selalu berpasangan dengan C. Sedangkan RNA (RibonucleoAcid) terdiri dari rantai tunggal. Sama halnya dengan DNA, RNA terdiri atas pospat, gula, dan basa nitrogen. Namun perbedaannya, gula di RNA adalah gula Ribosa. Dan basa nitrogennya purin sama dengan DNA, namun pirimidin pada RNA berbeda dengan DNA. Yaitu pada RNA Cytosin (C) dan Urasil (U).
Dalam pembentukan protein melalui proses yang panjang yaitu, Pada awal proses, enzim polimerase membuka DNA. DNA tersebut terdiri dari utas Sense dan Nonsense. Utas sense membentuk RNAd sesuai urutan basa nitrogennya. Pemanjangan RNA ini juga dibantu oleh Enzim polimerase. Proses pembuatan RNAd ini disebut Transkripsi. Setelah RNAd terbentuk, RNAd keluar dari nucleus menuju ribosom. Setelah sampai pada

Tidak ada komentar:

Posting Komentar